Motivasi

Setiap kali Anda mengucapkan dalam hati "terima kasih" Anda menjadi lebih damai - dan lebih punya kuasa.

Paham sekuler, pluralis, dan liberalis
Wednesday, 20 April 2016 14:38

Cerita ini diambil dari beberapa sumber di Facebook dan beberapa sumber lainnya;

Kenapa orang berzina sebaik apapun tetap harus di hukum? Pernah hidup di lingkungan pelacur, di situ hampir semua orang baik-baik, menolong orang susah, membantu orang miskin, menjenguk orang sakit, bersedekah, suka membantu teman pinjamkan duit dan banyak lagi kebaikan lainnya. Namun pekerjaan utama nya adalah berzina, kalau ungkapan halusnya 'teman kencan yang baik', setiap hari siang, mulai pukul 12.00 siang hingga sore hari (karena malam dia bekerja hingga pagi dan tidur dari pagi subuh hingga siang hari) dia adalah sosok yang baik dengan tetangga, ramah dan enak di ajak bicara.

Pikiran Sekuler dan Liberal dimulai dari hal seperti ini, "membiarkan" hal yang tidak boleh oleh agama dengan alasan 'toh dosa dia yang tanggung', 'toh dia tidak menggangu kehidupan saya', 'itu bukan urusan saya', 'saya juga ngak kenal dengan orang tersebut' dan segudang alasan 'bagus' yang membuat kita 'membiarkan' hal yang seharusnya di larang yang ada dalam lingkungan kita.

Read more...
 
Hal Positif itu selalu ada
Monday, 08 December 2014 04:33

Dibawah ini ada cerita yang saya kutip dari FB pada sumber Humor Sejaga, tapi saya melihatnya tidak dari sisi humornya; tapi dari sisi phisikolgi dan aspek positif dari suatu peristiwa, mari kita mulai baca:

Dalam sebuah perampokan di Guangzhou, Tiongkok, perampok bank berteriak kepada semua orang di bank: "Jangan bergerak! UANG adalah MILIK NEGARA dan KEHIDUPAN ANDA adalah MILIK ANDA sendiri..!!" Semua orang di bank langsung bertiarap dengan tenang.

Ini disebut "Mengubah Konsep Pikiran" Mengubah cara konvensional dalam berpikir.

Ketika seorang wanita berbaring di lantai dengan posisi yang sedikit merangsang, perampok berteriak padanya: "HARAP SOPAN! Ini adalah perampokan, bukan perkosaan!!"

Hal ini disebut "Menjadi Professional" Fokus hanya pada apa yang dilatih dan apa yang harus dilakukan!

Ketika perampok bank kembali ke rumah, perampok muda (lulusan MBA) mengatakan kepada perampok tua (yang hanya berpendidikan sekolah dasar): "Kakak, mari kita hitung berapa banyak uang yang kita punya."

Read more...
 
Berprasangka Baik
Monday, 11 June 2012 06:16

Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu, Ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara, lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita itu membaca buku yang baru saja dibelinya. Dalam keasyikannya , ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat berpikir: “Kalau aku bukan orang baik sudah kutonjok dia!”. Setiap ia mengambil satu kue, Si lelaki juga mengambil satu. Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu

Read more...
 
Kehilangan
Friday, 11 May 2012 07:05

Ada seorang perempuan yang merasa sangat kehilangan saat ditinggal mati suami yang sangat di cintainya. Demikian besar rasa cintanya, sehingga ia memutuskan untuk mengawetkan mayat suaminya dan meletakkannya di dalam kamar.  Setiap hari, dia menangisi suaminya yang telah menemaninya bertahun-tahun. Wanita itu merasa dengan kematian suaminya, maka tidak ada lagi makna dari hidup yang dijalaninya. Cerita tentang wanita itu terdengar oleh seorang pria bijak yang juga terkenal memiliki kesaktian yang tinggi. Didatanginya wanita tersebut, dan dia mengatakan bisa menghidupkan kembali suaminya. Dengan syarat dia meminta disediakan beberapa bumbu dapur yang mana hampir setiap rumah memilikinya.

Read more...
 
Mitos-mitos
Monday, 30 January 2012 09:55

 

Di dalam masyarakat terutama di negara berkembang, banyak sekali masyarakatnya yang terjangkit penyakit mitos-mitos yang menyesatkan. Di antara mitos itu adalah: mitos pendidikan, ’saya tidak bisa sukses karena pendidikan saya rendah’. Mitos nasib, ‘biar berjuang bagaimanapun, saya tidak mungkin sukses karena nasib saya memang sudah begini dari sononya’. Mitos kesehatan, merasa diri tidak kuat secara fisik. Mitos usia, ‘ini pekerjaan untuk anak muda, saya terlalu tua untuk pekerjaan ini’. Mitos gender, ‘jelas aja bisa, dia kan perempuan sayakan pria’ atau sebaliknya. Mitos shio, ‘dia shio macan memang bisa sukses, saya kan shio babi’ dan lain sebagainya. Dan penyakit mitos-mitos lainnya. Jika mitos-mitos itu telah dijadikan pedoman hidup, maka nasib kita akan sulit berubah. Sikap mental negatif seperti di atas, jelas merupakan pengertian yang salah. Apalagi jika sudah masuk ke alam bawah sadar kita, maka akan membawa dampak sangat negatif dalam kehidupan kita secara menyeluruh. Membuat kita kalah dan gagal sebelum berjuang!!!

Read more...
 
Harapan yang salah
Friday, 30 December 2011 04:20

Sekarang anda di timpa masalah, masalah yang sangat berat, anda baru saja di pecat, memiliki hutang ratusan juta, mengindap penyakit gula, Kemudian,

  • Tahu-tahu seorang jutawan datang dan berjanji akan membantu anda dengan kekayaannya...
  • Tidak cukup sampai disitu. Seorang ulama datang dan berjanji akan memmbantu anda dengan keilmuannya...
  • Tambah lagi. Seorang gubernur datang dan berjanji akan membantu anda dengan kekuasaannya...

Kira-kira bagaimana sikap anda? Dibantu oleh tiga orang ini, tentu saja keyakinan anda melesat dalam memberesi masalah. Motivasi anda pun meluap-luap. Begitukah? Padahal....

Read more...
 
Visualisasikan berbagai hal.
Friday, 23 December 2011 06:59

 

Banyak orang menggunakan visualisasi untuk mencapai sasaran. Di sanalah anda:

  1. Memilih sasaran, lalu
  2. Terus membayangkan diri dengan sasaran sudah tercapai – hingga anda benar-benar mencapainya.

Entah anda ingin menurunkan berat badan, mendapatkan kepercayaan diri atau menjadi lebih pandai dalam apapun, para pakar sependapat bahwa visualisasi itu efektif. “Sebagaimana anda berfikir, demikianlah anda jadinya”. Secara teratur membayangkan sukses – DAN mengerahkan upaya yang diperlukan – mempercepat hasil-hasilnya.

Jadi, mungkin kita bertanya, “mengata tidak MENGANGANKAN saja?”. Bukankah itu serupa? Tidak!

Memvisualisasikan artinya;

Read more...
 
Jadilah danau yang tenang
Saturday, 03 December 2011 03:05

 

Seorang guru Sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampakmurung. “Kenapa kau selalu murung nak? Bukankah banyak hal yang indah didunia ini?” sang guru bertanya. “Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.

Sang guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.” Si muridpun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

Read more...
 
Resiko
Friday, 25 March 2011 04:07

Ini adalah kebenaran yang sederhana, apa saja yang anda lakukan melibatkan resiko:

 

  • Menyetir mobil menghadapi resiko tabrakan.
  • Melamar pekerjaan menghadapi resiko tidak diterima.
  • Masuk perguruan tinggi menghadapi resiko tidak bisa selesai.
  • Tersenyum mengamhadapi resiko tidak ada yang membalas senyum anda.
  • Mencintai menghadapi resiko ditolak dan sakit hati.
  • Berharap menghadapi resiko putus asa,
  • Bersepeda menghadapi resiko jatuh.
  • Jalan kaki menghadapi resiko tersandung
  • Makan menghadapi resiko keselek.
  • Tidur beresiko mimpi buruk
Read more...
 
Bola Karet Boleh di Jatuhkan
Friday, 07 January 2011 06:02

Brian Dyson, mantan eksekutif Coca Cola, pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik,

"Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dgn lima bola di udara.

Anda bisa menamai bola itu dengan sebutan:

  • Pekerjaan
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Sahabat, dan
  • Semangat
Read more...
 
Segelas air dan Stress
Thursday, 06 January 2011 05:05

Ada seorang dosen sedang memberi materi kuliah tentang management stress, dosen itu mengangkat segelas air dan berkata kepada para mahasiswanya, 'Kira-kira seberapa berat segelas air ini?' Para Mahasiswa menjawabnya beragam, ada yang menjawab 'itu sih ringan.' yang lainnya menyebutnya hanya 30 gram tidaklah berat.

Read more...
 
WikiLeaks - Kumpulan para hacker?
Tuesday, 04 January 2011 06:28

Wikileaks telah menyebarkan ribuan dokumen rahasia milik AS yang di curi melalui dunia maya, WikiLeaks memang fenomenal, Mereka mencuri rahasia negara adidaya sambil tetap bisa merahasiakan diri. WikiLeaks tidak pernah mempunyai kantor permanen, pendiri WikiLeaks Julian Paul Assange biasa berkelana dan bekerja dimanapun dengan sebuah tas ransel yang berisi laptop, telepon genggam, dan berbagai perlengkapan komunikasi informasi lainnya.

Read more...
 
Gen yang menyebabkan Stress
Thursday, 30 December 2010 03:27

 

Peneliti dari Universitas Yale menemukan sebuah gen yang menjadi pemicu timbulnya depresi (stress berat). Dalam laporannya di jurnal Nature Medicine, para peneliti menyatakan satu gen yang disebut MKP-1 meningkat lebih dari dua kali lipat dalam jaringan otak individu yang mengalami depresi.

"Ini bisa menjadi penyebab utama kelainan sinyal yang mengarah ke depresi," kata Ronald S. Duman, profesor psikiatri dan farmakologi dari Universitas Yale.

Read more...
 
Sesuatu tentang 100KB
Friday, 29 October 2010 04:22

Apa makna dari 100KB (seratus killo byte) dalam hidup kita? Silakan simak tulisan ini!

 

Begitu banyak orang berusaha menghindari daging babi, alkohol makanan yang haram, akan tetapi dia terjatuh ke dalam dosa besar karena kekhilafannya. Apakah kekhilafan itu karena kebenciannya ? Tidak selalu. Terkadang karena kecintaan dengan sesuatu, bisa jadi dia jatuh ke dalam dosa besar ini. Kecintaan dengan pendapat yang diyakini kebenarannya, dia bela mati-matian apa yang dia anggap benar itu. Padahal dia sudah terjatuh ke dalam ghibah.

 

Terkadang dengan "ringan" nya kita seolah sedang memakan daging bangkai saudara kita sendiri dengan argumen pembenaran akan kebenaran dan keyakinannya. Berapa daging bangkai?, 2 atau kah 3 dalam sehari? Astaghfirullohaladziim.

 

Kenapa?

Read more...
 
Cerita Sandal Jepit
Wednesday, 27 October 2010 03:05

Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh... betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop ini rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin nggak ketulungan.

'Ummi... Ummi, kapan kau dapat memasak dengan benar...? Selalu saja, kalau tak keasinan... kemanisan, kalau tak keaseman... ya kepedesan!' Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.

'Sabar bi..., rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah.

Katanya mau kayak Rasul...? ' ucap isteriku kalem.

'Iya... tapi abi kann manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini...!' Jawabku dengan nada tinggi. Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya sudah merebak. Sepekan sudah aku ke luar kota. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan 'baiti jannati' di rumahku.

Read more...
 
«StartPrev12NextEnd»

Page 1 of 2